JT - Tentara Israel mulai menarik diri dari Koridor Netzarim di Jalur Gaza sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan kelompok Palestina Hamas, menurut laporan penyiar publik Israel pada Minggu.
Penarikan itu diharapkan selesai hari ini, menurut media Israel, KAN.
Baca juga : PM Singapura Lee Hsien Loong Mengundurkan Diri pada 15 Mei 2024
Koridor Netzarim dibuat oleh tentara Israel untuk memisahkan Jalur Gaza menjadi wilayah utara dan selatan serta mencegah warga Palestina yang mengungsi untuk kembali ke rumah mereka.
Hal tersebut terjadi setelah Israel dan Hamas menyelesaikan pertukaran kelima mereka pada Sabtu, di mana tiga sandera Israel dibebaskan sebagai imbalan atas 183 tahanan Palestina.
Kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku di Gaza pada 19 Januari, menghentikan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 47.500 warga Palestina, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.
Baca juga : Sepuluh Nyawa Melayang dalam Serangan Israel ke Masjid Gaza
Pada tahap pertama, kesepakatan tersebut menetapkan pembebasan bertahap 33 warga Israel dari Gaza, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, dengan imbalan pembebasan 1.700 hingga 2.000 tahanan Palestina dan Arab.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada November mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Bagikan