JT - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat bahwa telah menyalurkan pupuk bersubsidi 1,7 juta ton sepanjang kuartal I pada 2025.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis mengatakan bahwa jumlah itu meningkat lebih dari 30 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.
Baca juga : Jelang Imlek, Harga Emas Antam Naik Rp6.000 Jadi Rp1,136 Juta per Gram
Peningkatan tersebut didukung oleh kebijakan percepatan distribusi dari pemerintah serta digitalisasi sistem penyaluran melalui platform i-Pubers.
Selama 13 tahun, Pupuk Indonesia terus bertransformasi, beradaptasi, dan menjadi salah satu tulang punggung penyedia pupuk nasional.
"Kami hadir untuk memastikan produktivitas pertanian Indonesia tetap terjaga. Ini bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca juga : Erick Thohir Pastikan Penurunan Harga Tiket Pesawat Telah Terlaksana
Dirinya menegaskan bahwa pencapaian itu merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan produktivitas pertanian nasional tetap terjaga.
Peningkatan distribusi pupuk bersubsidi tak lepas dari optimalisasi rantai pasok yang dilakukan Pupuk Indonesia.
Bagikan