JT - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (20/2).
Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan terhadap Presiden Prabowo, salah satunya adalah penolakan terhadap rangkap jabatan yang dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat.
Baca juga : Hakim Suhartoyo: MK Bersyukur Semua Pihak Menghormati Putusan 60 dan 70
Koordinator Pusat BEM-SI, Herianto, menjelaskan bahwa aksi ini membawa sepuluh tuntutan utama.
"Kami mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia, dari Jakarta hingga Mataram, berkumpul hari ini untuk menyampaikan aspirasi," ujarnya dalam orasi.
Beberapa tuntutan yang disuarakan meliputi kaji ulang Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, transparansi pembangunan dan pajak rakyat, evaluasi program Makan Bergizi Gratis, serta penolakan terhadap revisi UU Minerba yang dinilai bermasalah.
Baca juga : Harga Cabai, Beras dan Daging Fluktuatif di Tingkat Pedagang Eceran
Para mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk menuntaskan pelanggaran HAM berat, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan nasional, serta menolak impunitas jaksa dan asas dominus litis.
Spanduk-spanduk dengan berbagai tulisan aspirasi turut meramaikan demonstrasi. Di antaranya bertuliskan "Tolak Imunitas Kejaksaan", "#tolakasasdominuslitis", dan "Tolak dominasi Kejaksaan dan RUU Kejaksaan".
Bagikan