JT - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana untuk membina dan meluruskan pemahaman Iyus Sugirman, yang dikenal dengan nama Mama Ghufron, menyusul kontroversi yang ditimbulkannya.
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, Cholil Nafis, mengatakan bahwa MUI akan menangani kasus ini dengan pendekatan dakwah serta menempuh jalur hukum jika diperlukan.
Baca juga : Pemerintah Tambah Modifikasi Cuaca untuk Redakan Banjir di Jabodetabek
"In syaa Allah terus akan kita tangani dengan cara dibina dan diluruskan pemahamannya. Kita akan gali sejauh mana ajaran-ajarannya. Kita selesaikan dengan cara dakwah maupun dengan menempuh jalur hukum," ujar Cholil Nafis dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Nama Mama Ghufron belakangan menjadi sorotan publik di media sosial karena beberapa pernyataan kontroversialnya. Video-video yang beredar menunjukkan Ghufron mengklaim dapat berbicara dengan semut, melakukan panggilan video dengan malaikat, dan pernyataan kontroversial lainnya.
Cholil Nafis mengungkapkan keheranannya terhadap klaim-klaim yang dibuat oleh Ghufron, terutama mengenai panggilan video dengan malaikat maut.
Baca juga : Erick Thohir Pastikan Program Mudik Gratis Lebaran 2025 Tetap Berlanjut
"Ada statemen yang menyatakan video call dengan malaikat maut. Gimana caranya? Di sini sudah tidak berdasar sama sekali apa yang diucapkan," katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan MUI, Utang Ranuwijaya, menginformasikan bahwa MUI telah berkomunikasi dengan MUI Kabupaten Malang mengenai kasus ini.
Bagikan