JT - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyampaikan tingginya gap atau kesenjangan antara pendapatan per tahun rumah tangga Indonesia dengan harga mobil yang dijual, menjadi penyebab adanya stagnasi penjualan mobil baru yang cenderung berada di angka 1 juta unit.
Seperti halnya dalam segmentasi salah satu produk mobil yang pada tahun 2014 berada di angka Rp186 juta naik menjadi Rp255 juta di 2023, sedangkan pada periode yang sama pendapatan rata-rata rumah tangga Indonesia per tahun hanya Rp171 juta dan Rp255 juta.Baca juga : BPS Laporkan Nilai Ekspor Indonesia Agustus 2024 Naik Menjadi 23,56 Miliar Dolar AS
Baca juga : BSI Harapkan Efek Ekonomi dan Olahraga Berkelanjutan dari PON XXI Aceh-Sumut
Bagikan